Tampilkan postingan dengan label Tao Te Ching - Lao Tzu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tao Te Ching - Lao Tzu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Tao Te Ching part 3


Tidak menjunjung tinggi orang yang pintar,
membuat rakyat tidak saling bersaing.
Tidak memuliakan barang berharga,
membuat rakyat tidak tergoda untuk menjadi pencuri.
Tidak memperlihatkan pd rakyat apa yg dapat membangkitkan nafsu mereka
adalah cara untuk menjaga pikiran mereka dari kekacauan.

Maka Sheng Ren (pemimpin sejati) mengelola rakyatnya
dengan cara menjernihkan pikiran mereka.
Sheng Ren  mengenyangkan perut rakyatnya.
Sheng Ren  melemahkan ambisi rakyatnya
sambil menguatkan tekad mereka.

Kalau pikiran rakyat telah jernih dan sudah terbebas dari nafsu keinginan,
'orang pintar' tak mudah mempengaruhi mereka.
Apabila pemimpin bekerja secara 'wu wei',
maka tak ada negara yang tidak bisa dikelolanya.

Tao Te Ching part 2


Bila orang sudah mnganggap yang cantik adalah cantik
berarti orang sudah tahu apa yang jelek.
Kalau orang sudah menganggap yang baik adalah baik
berarti orang sudah mengenal apa yang tidak baik.

Maka 'ada' dan 'tidak ada' tumbuh bersamaan.
'Susah' dan 'gampang' saling melengkapi.
'Panjang' dan 'pendek' saling membandingkan.
''Tinggi' dan 'rendah' saling mengukur.
Suara 'nada tinggi' dan 'nada rendah' saling berpadu.
'Depan' dan 'belakang' saling mengikuti.

Sang Guru (Sheng Ren) bertindak secara 'wu wei'
(tanpa melakukan apapun, selaras dengan gerak alam).
Mendidik tanpa bicara
Membiarkan semua hal berkembang bebas tanpa bicara.
Memberi kehidupan tanpa niat menguasainya.
Membesarkan tanpa mengaitkan kepentingan pribadinya.
Setelah berhasil tidak merasa berjasa
Bagi orang yang tidak pernah menuntut jasa,
jasanya tidak akan meninggalkan dia.

Tao Te Ching part 1


Tao yang dapat diceritakan bukanlah Tao Abadi.
Nama yang dapat dinamai bukanlah nama yang abadi.
Wu (misteri) adalah awal terciptanya bumi dan langit.
You (penjelmaan) adalah ibunda dari segala yang ada.
Bila orang bebas dari segala nafsu keinginan
pandangannya baru mampu menerobos jauh ke depan.
Jika pikiran dipenuhi dengan nafsu keinginan,
penglihatan hanya terbatas pada kulit.
Ada dan Tak Ada keluar dari sumber yang sama.
Sumber itu disebut kegelapan.
Kegelapan yang paling gelap (misteri).
Kegelapan (Misteri) adalah pintu gerbang bagi semua pengertian.